2017-12-20 06:35:53

4 Tips Berkendara Saat Macet Agar Mesin Mobil Awet

Kemacetan sudah jadi bagian keseharian kehidupan di kota besar. Kemacetan membuat pengendara perlu memberikan perhatian ekstra, baik untuk keselamatan saat berkendara maupun untuk menjaga mesin kendaraan. Berikut tips berkendara saat macet agar mesin kendaraan tetap awet:

 

1. Kurangi frekuensi mengemudi setengah kopling

Menginjak kopling memang memudahkan pengemudi saat kendaraan hanya bisa bergerak lambat di situasi lalu lintas yang padat. Namun  menggunakan teknik setengah kopling akan membuat kanvas persneling dan rem cepat aus. Jika ternyata kondisi jalan cukup lama tak bergerak, sebaiknya Anda menetralkan persneling dan aktifkan rem tangan.

2. Posisikan transmisi netral saat berhenti

Kemacetan parah tak jarang membuat Anda harus berhenti di tengah-tengah padatnya lalu lintas dalam waktu yang cukup lama. Dalam kondisi seperti ini, posisikan transmisi mobil pada kondisi netral untuk mengurangi risiko pedal kopling yang terlepas karena pengemudi lupa kalau transmisi dalam posisi aktif. Selain itu, jika Anda menggunakan mobil matic, berhenti pada posisi transmisi di D terlalu lama akan meningkatkan konsumsi bahan bakar.

3. Perhatikan lampu indikator

Lampu indikator yang harus Anda perhatikan adalah indikator lampu mesin, indikator kelistrikan, indikator pengereman, indikator pendinginan, dan indikator oli. Ketika salah satu dari indikator-indikator itu menyala, artinya terjadi masalah pada kendaraan Anda. Misalnya ketika indikator pengereman menyala, artinya  pelepasan atau pengikatan rem tangan belum sempurna. Atau ketika indikator pendinginan menyala, tandanya temperatur mesin panas melebihi batas dan harus segera dilakukan pengisian ulang air pendingin. Segera menepi bila memungkinkan dan periksa kendaraan sebelum melanjutkan perjalanan.

4. Waspadai situasi jalanan

Kondisi macet sering membuat Anda kelelahan akibat berjam-jam berkendara. Rasa lelah bisa membuat Anda mudah emosi dan bisa mengurangi kewaspadaan saat berkendara. Tetaplah tenang, jangan terpancing tindakan ceroboh yang akan merugikan Anda sendiri maupun orang lain. Bersabarlah dan jangan memaksakan masuk jalur yang tidak diberi akses. Terburu-buru memotong jalur lain justru bisa memperbesar risiko mobil bersinggungan dengan kendaraan lain.

 

Berikan perlindungan ekstra untuk mobil Anda dengan asuransi kendaraan Jasindo Oto dari Asuransi Jasindo yang menjamin mobil Anda antara lain dari Kerugian (Kerusakan atau Kehilangan) Kendaraan Bermotor, Tanggung Jawab Hukum terhadap Pihak Ketiga termasuk ganti rugi atas kerusakan harta benda dan santunan atas cedera badan (atau kematian), biaya perkara atau biaya bantuan para ahli, dan Santunan terhadap Pengemudi dan Maksimum 3 Orang Penumpang.

Untuk informasi lengkap tentang Jasindo Oto atau produk asuransi lainnya dari Asuransi Jasindo, kunjungi www.jasindo.co.id atau hubungi contact center 24 jam 1500073. 

 

Bagikan