2020-04-10 12:00:00

6 Kegiatan di Rumah untuk Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi Corona

Stay safe dengan #dirumahaja 

Pandemi COVID-19 atau corona di Indonesia masih belum mereda, bahkan kota-kota besar sudah melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dimana orang-orang tidak bisa lagi keluar rumah untuk mencegah penyebaran virus corona. Dengan kebijakan PSBB ini, maka masyarakat hanya dapat beraktivitas di dalam rumah saja sampai penyebaran virus corona mereda. Sudah sekitar satu bulan masyarakat melakukan karantina mandiri di rumah, dan sudah banyak pula keluhan-keluhan bosan berdatangan dari mereka yang sudah jenuh karena tak bisa beraktivitas normal. Untuk mengatasi itu, simak artikel ini mengenai 6 kegiatan di rumah untuk menjaga kesehatan mental selama pandemi corona sedang terjadi:

1. Memasak

 

Dalam proses memasak, maka Anda diharuskan untuk fokus. Mulai dari mengiris bahan makanan, menambahkan bumbu, hingga menggoreng atau merebus masakan sampai akhirnya siap disantap. Dengan memasak, maka Anda dapat meningkatkan rasa fokus. Selain itu, Anda juga dapat melatih kreativitas dalam proses memasak, seperti mengkreasikan bumbu atau cara menghias masakan Anda. Kreativitas dalam memasak dapat memicu rasa bahagia bagi orang yang melakukannya. Setelah masakan jadi pun, perasaan bangga yang Anda dapatkan karena berhasil memasak hidangan tersebut dapat meningkatkan efek positif bagi tubuh, yang memberikan dampak baik bagi kesehatan mental Anda selama masa karantina mandiri di rumah.

2. Berdonasi

 

Donasi

Pelemahan ekonomi yang ditimbulkan dari mewabahnya corona memberi dampak buruk bagi banyak orang, terutama mereka yang mendapatkan uang dari berjualan di warung atau toko, menjadi pengemudi transportasi online, dan berbagai jenis profesi lainnya yang kini menjadi sepi pelanggan akibat pembatasan aktivitas masyarakat di luar rumah. Maka dari itu, Anda bisa membantu mereka dengan cara berdonasi lewat berbagai macam platform donasi online. Berdasarkan hasil studi tentang donasi amal, scan MRI pada otak pendonor memperlihatkan bahwa sistem mesolimbik otak menjadi 'menyala' setelah berdonasi, dimana sistem mesolimbik ini adalah bagian otak yang mengendalikan perasaan senang. Dengan berdonasi, Anda dapat merasa ikut senang karena telah membantu orang lain, menghilangkan perasaan negatif, dan dapat menurunkan stres. Berdonasi memiliki dampak yang sangat baik bagi kesehatan mental Anda.

Anda juga bisa berdonasi melalui Asuransi Jasindo bersama kitabisa.com, klik link berikut : Asuransi Jasindo Lawan Corona

Baca juga: 8 Tips Cermat Mengatur Keuangan Selama Pandemi Corona

3. Melakukan Aktivitas Fisik

 

OlahragaMelakukan aktivitas fisik di rumah dengan berolahraga.

Selama di rumah, Anda dapat melakukan olahraga ringan untuk menjaga kebugaran tubuh dan juga melakukan hal-hal yang memerlukan aktivitas fisik seperti membersihkan rumah atau bermain dengan anggota keluarga. Aktivitas fisik seperti itu dapat membuat tubuh Anda memproduksi hormon endorfin, dimana hormon ini dapat meredakan stres, mengurangi cemas, dan juga membuat mood Anda menjadi lebih baik. Jadi, jangan takut untuk merasa bosan karena ada banyak sekali kegiatan yang memerlukan aktivitas fisik yang bisa Anda lakukan selama berada di rumah.

Baca juga: 5 Peluang Bisnis dari Gaya Hidup Sehat

4. Membatasi Penggunaan Media Sosial

 

Batasi Sosmed

Setiap harinya, ada banyak berita negatif di media sosial akibat pandemi corona, mulai dari bertambahnya pasien yang terkena corona, kematian para penderita corona, hingga kelesuan ekonomi dunia yang diakibatkan masyarakat yang harus karantina mandiri di rumah saja. Anda memang harus waspada dan menjaga kebersihan dan kesehatan agar terhindar dari corona, namun untuk menjaga kesehatan mental Anda dari paparan berita negatif, maka batasilah waktu Anda dalam bermedia sosial. Anda juga harus memilah informasi mana saja yang penting, dan mana saja yang perlu Anda hindari demi menjaga ketenangan dan stabilitas mental Anda. Anda bisa mengisi waktu dengan membaca buku, menulis, mendengarkan musik, mengobrol bersama keluarga Anda di rumah, atau kegiatan apa saja yang Anda sukai demi menjaga kesehatan mental Anda.

5. Menghubungi Saudara dan Sahabat

 

Telepon

Di era teknologi seperti sekarang ini, mudah sekali untuk berhubungan dengan orang lain tanpa harus bertemu secara fisik. Karena untuk saat ini kita tidak bisa menemui saudara atau sahabat di luar rumah, maka Anda dapat menghubungi mereka lewat telepon, video call, atau aplikasi meeting online. Anda dapat bertukar kabar serta berbincang dengan mereka untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama orang-orang yang Anda sayangi. Dengan begitu, Anda tetap dapat berinteraksi dengan banyak orang dan merasa positif, sehingga mental Anda dapat terjaga dengan baik. 

6. Melakukan Rutinitas Baru

 

MelukisMelakukan rutinitas baru seperti melukis.

Jika Anda tadinya menghabiskan banyak waktu untuk bepergian ke tempat kerja, maka dengan banyaknya waktu yang tersedia saat karantina mandiri di rumah seperti ini, Anda dapat melakukan rutinitas baru untuk menggantikan rutinitas harian pergi ke tempat kerja. Anda dapat memasak untuk orang-orang rumah, mencoba melatih kemampuan melukis, hingga mencoba berbagai model make-up yang Anda suka. Ciptakan rutinitas baru lewat hal-hal yang menarik minat Anda, namun tidak sempat Anda coba akibat kesibukan harian. Dengan melakukan rutinitas baru, maka Anda akan merasa semakin bahagia, yang mana akan berdampak positif bagi kesehatan mental Anda.

Demikian 6 kegiatan di rumah yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan mental selama pandemi corona. Kesehatan mental penting sekali untuk dijaga, sama pentingnya dengan kesehatan fisik Anda. Maka dari itu, 6 kegiatan ini bisa Anda lakukan agar Anda tidak merasa stres dan terpuruk akibat pandemi corona yang sedang terjadi ini. Selain berkegiatan positif di rumah, pastikan Anda memberikan perlindungan terbaik bagi diri Anda beserta keluarga dengan asuransi kesehatan dari Jasindo. Kunjungi www.jasindo.co.id dan dapatkan perlindungan terbaik untuk kesehatan Anda dan keluarga dengan premi yang terjangkau!

Bagikan